Kulon Progo media binanguncemerlangtv.co.id, Semangat gotong royong dan inovasi kembali bergelora di Kapanewon Galur. Menghadapi ajang bergengsi Lomba Satkamling Tingkat Kabupaten Kulon Progo tahun 2026 yang akan digelar pada Rabu, 10 Juni 2026, Kapanewon Galur dengan bangga mendelegasikan Satkamling Padukuhan Sidakan, Kalurahan Banaran, sebagai ujung tombak perjuangan. Padukuhan Sidakan sendiri bukanlah nama baru dalam peta prestasi. Kampung ini dikenal memiliki rekam jejak emas yang legendaris, di mana pada era tahun 1980-an, Sidakan pernah berjaya di kancah nasional melalui program monumental 'Pancamarga'. Kini, setelah sekian dekade berlalu, semangat itu kembali bangkit demi mengukir sejarah baru lewat inovasi keamanan berbasis kearifan lokal. Keberadaan Satkamling di Padukuhan Sidakan memang menyuguhkan pemandangan yang berbeda dari pos ronda pada umumnya. Terletak strategis di tengah pemukiman warga, pos ronda ini disulap layaknya ruang publik yang asri dengan hiasan taman yang hijau, rapi, serta fasilitas penunjang yang lengkap sehingga suasana malam jauh dari kesan mencekam. Terlebih lagi, karena memiliki area pekarangan yang cukup luas, lokasi Satkamling ini juga kerap dialihfungsikan menjadi arena pentas seni warga, sebuah harmoni apik di mana keamanan kampung berdampingan mesra dengan kelestarian budaya. Totok Sukanto selaku Ketua Pokja Tuwanggana sekaligus penggerak pembangunan setempat, menyambut baik kepercayaan besar yang diberikan oleh pihak Kapanewon untuk maju ke tingkat kabupaten. Dirinya menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat siap mempersiapkan segala sesuatunya sebaik mungkin demi meraih poin prestasi kemenangan, karena bagi warga Sidakan, sebuah prestasi merupakan bukti nyata dari keseriusan mereka dalam melaksanakan pembangunan. Melalui inovasi bertajuk "Ronda Gayeng Jineman Migunani", warga Sidakan ingin menginspirasi daerah lain untuk menghidupkan kembali denyut nadi Satkamling secara meluas. Konsep ini berhasil mengubah wajah ronda malam menjadi kegiatan yang komprehensif, di mana kata 'Gayeng' menghidupkan suasana yang guyub dan akrab, ' Jineman' membawa ketenangan sekaligus merawat tradisi jimpitan, dan 'Migunani' memberikan manfaat nyata. Efeknya pun luar biasa, karena selain melahirkan rasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal, gerakan ini terbukti mampu menambah pendapatan kas melalui uang jineman atau jimpitan yang dikumpulkan saban malam untuk kemanfaatan bersama. Hari Rabu besok bukan sekadar tentang penilaian di tingkat Kabupaten Kulon Progo, melainkan menjadi bahan bakar motivasi bagi warga Padukuhan Sidakan untuk membuktikan bahwa inovasi tidak boleh berhenti. Dengan modal sejarah kejayaan masa lalu, kekompakan masa kini, dan fasilitas yang mumpuni, Satkamling Sidakan siap membuktikan bahwa menjaga keamanan kampung bisa dilakukan dengan cara yang membahagiakan, produktif, dan membawa kemaslahatan yang meluas bagi sesama. Tim red/pris
Berita Terkait