Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

DKD - DINAS KEBUDYAAN BANTUL BERKOLABURASI SIAP GELAR FESTIFVAL KETOPRAK 2026


Bamtul- media BCTV Dewan Kebudayaan Bantul (DKB) berkolaburasi dengan Kundho Kabudayan (Dinas Kebudayaan) serta Forum Komunikasi Ketoprak Bamtul (FKKB) siap akan menggelar Festival Ketoprak tingkat Kabupaten ini tahun 2026, yang dijadwalkan akan berlangsung di Komplek Kantor Kalurahan Wijirejo Pandak Bantul pada Jumat (26/7) dan Sabtu (27/6) malam.

"Delihat dari sisi Kebudayaan bahwa festival ketoprak tingkat Kabupaten Bantul bahkan Kapanewon masih sangat diperlukan. Untuk tahun 2026 DKD selaku fasilitasi, bersama Dinas Kebudayaan maupun FKKB akan menyelenggarakanya", kata Ketua DKB, Drs H. Gatot Muniyana MM, saat berbincang dengan awak media BCTV di Sewon Bantul, Minggu (21/6/2026).

Dikatakan, tujuan festival diantaranya untuk memilih para aktor (pemain) terbaik. Diantara group terbaik, peran putra dan putri serta sutradara terbaik akan terpilih.

Mereka merupakan sosok yang mempunyai peran untuk pelestarian dan perluasaj pengetahuan kesenian ketoprak. Selain itu pentas ketoprak juga bermanfaat untuk menghibur masyarakat.

Fungsi lainya sebagai sarana dan media komunikasi, silaturahmi dan penerangan kepada masyarakat luas tentang seni dan budaya adiluhung. Gelaran Festival ketoprak adaalah mempergunakan dana keistimewaan (dinais) DIY. Salah satu bukti adanya semangat salam mengaadakan itu, bahkan kadang-kadang terpaksa harus menyiapkan talanan untuk anggaran biaya penyelengaraann Festival.

Bahkan terpaksa harus menyediakan biaaya sendiri terlebih dahulu dengan berbagai cara. "Tentang pelaporan Danais untuk Festival harus sangat rinci dan bagus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Maka sebagai dukungan agar pelaporan dapat secara benar, maka diperlukan bimbingan dan kemudahan oleh pemerintah. Kundha kabudayan perlu memberikan atensi dan peningkatan wawasan kepada group ketoprak", sambung Gatot Mujiyana.

Ditanya tentang upaya peningkatan wawasan dan mendorong semangat para pemain ketoprak, Gatot menyampaikan, pada sekitar 2 minggu laku susah dilakukan peningkatan wawasan tentang "paugeran" ketoprak kepada para pemainnya, maka pada dua minggu lalu telah dilakukan bimbingan Kepada para calon pemain yang akan maju ke festival itu.

Tempatnya di Ros Ind Hotel. Dikatakan, pengetahuan yang disampaikan oleh pata pemateri kepada para peserta saat itu diantaranya mencakup tata busana, tata bicara dsn unggah ungguh (sopan santun) dan hal penting lainya. Tujuanya agar kualitas para pemainnya semakin baik.

Tentang dipilihnys tempat untuk penyelenggaraan festival ketoprak, banyak pertimbanganya diantaranya bergilir di sejumlah kalurahan ataupun diuramakan yang representatif dan banyak penonton.

Kebetulan pada tahun 2025 dan 2026 tempatnya di Balai Kalurahan Winirejo..

Ditanya mengapa dalam fesstival gak ada adegan jejer (rapaf) dengan tetembangan, Gator menyampaikan, memang harus di jejer, namun setiap group juga wajib menampilkan tembamg saat manggung di festival diluar adegan jejer.

"Kami menginginakan dan mengupayakan agar kesenian ketoprak sebagai seni budaya yang "adiluhung" (banyak bermakna positif), dapat dilestarikan dan berkembamg dengan baik di masyarakat", demikian Gatot.

Sementara itu, Kasi Seni Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Bagus Susilo Raharjo SE, menginformasikan, Festival Ketoprak Kabupaten Bantul 2026 akan diikuti sebanyak 6 group mewakili eks tuti.

"Pada hari pertama akan ditampilkan 4 group dan hari kedua ditampilkan 2 group. Kemudian diumumkan dan dilanjutkam pembagaian penghargaan kepada para pemenangnya", katanya.

Diharapkan, acara dibuka oleh Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih atau yang mewakilinya. diharapkan pula warga menyaksikan ivent ini secara tertib, aman dan gembira. Sup

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi