Foto bersama dengan para pimpinan PDAM saat meninjau stand
Bantul - media binanguncemerlangtv.co,id, kegiatan Bimbingan Perkawinan dan Edukasi Melalui Keungan Melalui KAPAN NIKAH (Kelola Anggaran dan Perencanaan Aset Setelah Menikah) bagi 150 pemuda-pemudi calon nikah, diselenggerakan disalah satu Hotel, di Bantul Rabu (5/8/2026).
Wakil Bupati Bantul.H. Aris Suharyanta S.Sos.MM membuka secara resmi Kegiatan tergolong baru bahkan yang pertema kalinya dielar yang diinisiasi oleh Bagian Perekonomian Pembagunan Dan SDA Kabupaten Bantul, KUA Kasihan, Sewon dan Banguntapan (Bimmas Kemenag) Bantul, OJK DIY dan sejumlah pihak termasuk yang juga ambil bagian yaitu PT. Pegadaian Kabupaten Bantul
"Kami menyambut positif diadakanya gelaran positif kali ini. Dengan keterampilan dalam mengolah keuangan dengan baik diharapkan menjadikan rumah tangga akan menjadi kuat, tertata bahkan sakinah, mawaddah warohmah", kata Wabub Bantul Aris.Suharyanta dalam sambutanya.
Denan adanya wawasan dan pengetahuan para peserta yang junlah 75 pasangan atau 150 orang kali ini dapat menata keuangannya di rumah tasganya nanti.
"Selain itu saya mengungkapkan para.peserta jangan sampai terjerat pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).
Jeratan itu akan menjadi permasalahan penyebab berantakan suatu rumah tangga.
Sementara itu, Kepala OJK DIY, Eka Yunianto, meyampaikan, untuk mengupayakan menghindari Jerman perekonomian di rumah tangga, diharapkan hindari dari bahaya penjol dan judol.
Misalnya penawaran pinjaman yang tak jelas risak rasional karena membahayakan bagi perekonomian.m di rumahkuhtangga", kata Eka Yunianta.
Ditambahkan, berdasarkan data jumlah paporan penipuan itu , di DIY periode Juni 2026 mencapai sekitar 12.000 laporan dengan jumlah kerugiannya mencapai sekitar Rp 157 Miliar.
Sementara, Kabag Perekonomian Pembangunan dan SDA Kabupaten Bantul, Kuswindarti, disela acara ini, menyampaikan pihaknya menginisiasi ini tujuanya agar para peserta mampu meminimalisasi keuangan dengan baik.
Sedangkan para nara sumber Dalam gelaran ini Pengawas PEPK Susan Diah.
Penyuluh Agama Kemena Bantul Khotimatul Husna. Kepala Deputi Kepala Wilayah Kantor Bursa Efek Indonesia Yogayakarta Agnes Sindhu Nita, ahli zisi dan kesehatan serta yang lainya. Sup)
Berita Terkait