Bantul- media binanguncemerlangtv.co.id, Kancah Pemilihan Lurah (Pilur) se-Kabupaten Bantul tahun 2026 yang berlangsung di titik (kalurahan) yang pemungutan suaranya pada 4 Oktober 2026, nampaknya semakin ramai pendaftar.
Salah satu desa yang juga melaksanakannya adalah Patalan Jetis Bantul Zainudin (59) warga Tanjung Karang RT 27 Kalurahan Patalan Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul siap akan mendaftar sebagai calon lurah di Kalurahan ini pada pendaftaran Pemilihan Lurah (Pilur) yang berlangsung hingga Selasa (4/8/2026).
Ia berharap terpilih menjadi lurah. "Benar. Saya siap untuk menjadi kandidat calon Lurah Patalan. Rencananya akan mendaftar pada Senin (3/8/2026). Kini semua berkas persyaratan adminitrqsi sudah saya persiapkan dan sudah siap semua", demikian ungkapnya saat berbincang dengan awak media Binangun Cemerlang TV (BCTV), didampingi istrinya, Kasmilah (55), di rumah tinggalnya, Sabtu (1/8/2028).
Pensiunan Pegawai Kemenag Kabupaten Bantul bertugas di Bimmas Islam ini, ketika ditanya tentang impian, tekad dan tujuanya, Dia menuturkan untuk membangun wilayah Patalan yaitu 'Mewujudkan Masyarakat Nasionalis Yang Rigius'.
Zainudin yang juga kini menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah MWC Nahdlatul Ulama (NU) Jetis Bantul, menyampaikan, dengan masyarakat nasionalis yang riligius, merupakan konsep jitu untuk memmajukan Patalan yang merupakan Desa Rintisan Budaya.
"Mewujudkan Masyarakat Nasionalis Yang Religius akan saya tempuh melalui berbagai upaya dan cara yang memang sejalan dengan kultur dan budaya warga Patalan", tambah Zainudin yang juga berputri dua dan dikenal sebagai pria tokoh Islam yang aktif di berbagai kegiatan keagamaan salah satunya mujahadah dan majlis pengajian lainya.
Dikatakan, Patalan banyak potensi tentang seni budaya berupa berbagai kesenian yaitu antara lain jatilan, ketoprak, kerawitan, sholawatan dan yang lainya. Ini akan digarap dengan serius melalui berbagai cara agar semakin kuat dan maju. Itu akan dilakukan melalui kulaburasi denan pihak Pemerintah dan yang lainya termasuk dengan seniman, tokoh agama dan tokoh masyarakat bahkan pelaku seni.
"Memang saya aktif memimpin di banyak majlis pengajian. Maka pengajian pengajian yang ada naninya tidak sebatas kegiatan keagamaan.
Namun juga akan diisi dengn kegiatan lain. Misalnya tenteng penyuluhan dan pelatihsn pengolahan sampah, ekonomi kreatif, kesehatan warga, penyuluhan narkoba dan penaggulangan kenakalan remaja termasuk klithih. Pelatihan secara integritas dan terprogram. Ini akan dihadirkan para penyuluh atau tentor yang berkopenten. Caranya bekerja sama dengan Pemerintah dan pihak lainya.
"Tentdng inovasi pelayanan kepada masyarakat, juga merupakan kebutuhan dasar. Ini akan ditingkatkan melalui digitalisasj sehingga praktis dan efektif dengan cara melalui mengadakan pelatihan dan perekrutan ahli IT untuk dikerjakan", sambung Zainudin pria yang dikenal berpenampilan sederhana dan polos itu.
Ditanya tentang kesan bagaimana pelayanan oleh pemerinteh Kalurahan Patalan yang telah ada, Zainudin berpendapat sudah berjalan lumayan namun perlu ditingkatkan.
Jika selama ini masing - masing bagisman berjalan sendiri - sendiri dalam memberikan layanan dan pemberdayaan wilayah, maka nantinya akan dibuat sistem baru yaitu secara "keroyokan"
(dikerjakan bersama) oleh semua bagian secara sinergis, aktif dan kreatif saling membantu. Pengelolaan potensi BUMKAl yang dapat meberikan hasil bagi Pemerintah Kalurahan juga akan lebih ditata agar profesional dan produktif.
Kepemudaan dan olahraga, pertanian dan perdagangan yang ada juga merupakan potensi yang tidak akan dikesampingkan untuk digarap guna kemajuan dan kemakmuran wilayah Patalan.
"Saya mohon doa restu kepada seluruh warga Patalan dalam Pilur Patalan 2026", demikian papar Zainudin mengakhiri perbincangannya, sup
Berita Terkait