Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

MUSDA PAGUYUBAN PURNA LURAH DAN PURNA PAMONG DIY "ISMAYA" DIGELAR DI DPRD BANTUL


Musyawarah Daerah (Musda) Paguyuban Purna Lurah dan Purna Pamong DIY "Ismaya" digelar di ruang sidang DPRD Kabupaten Bantul, Rabu (14/1/2026).

Dalam kesempatan ini agendanya dibagi menjadi dua yaitu pembukaan dan Musda itu sendiri. Pembukaan diisi dengan Laporan Panitia, penyampaian sekilas pandang keistimewaan DIY oleh tokoh purna lurah Sumarno, orasi Keistimewaan DIY oleh Bambang Wisnu dan laporsn Ketua Panitia Penyelenggara Ani Widayani yang juga Mantan Lurah Sumbermulya Bambanglipuro Bantul dan kini menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bantul.

Sedangkan Musda dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DIY yang juga Menantu Guberbur DIY Sri Sultan HB X, Kanjeng Haryo Yudhanegara. "Meski telah purna tugas namun melalui Musds ini setidaknya menjadikan ajang silaturahmi dan kebersamaan yang bermanfaat.

Kendati sudah tua namun kita tetap aktif untuk kegiatan yang manfaat", kata Ketua Panitia Penyelenggara Musda ini, Ani Widayani. Dikatakan, keistimewaan DIY merupakan harga mati dan tidak dapat diganggu gugat.

Namun Ismaya bukan untuk politik. Sementara Sumarno dalam orasinya menyampaikan, Nayantaka merupakan Paguyuaban Lurah Se-DIY. Sedangkan Ismaya jadi paguyuban purna lurah dan pamong DIY.

"Keistimewaan DIY secara historis melalui perjalanan panjang. Didamnya ditandai dengan adanya unjukrasa di DPR RI yang telah kota tempuh", kata Sumarno.

Sedangkan, Bambang Wisnu, dalam orasinya antara lain menyampaikan, Dalam pewayanan Ismaya bertugas mulia yaitu menjaga orang -orang baik.

Sedangkan Togog sebailknya. Maka Ismyaya mempunyai makna dan ruh yang penuh kebaikan untuk masyarakat terkait dengan keistimewaan DIY.

"Keismewaan tidak hzmanya sekadar dan sebatas pada Perda dan Perundangan yang ada, melainkan memang wajib adanya dan harga mati", kata Bambang Wisnu. Ia juga menekankan, terhadap soal paugeran (tatanan) yang berlaku di Krtaton Kasultamanan Yogyakarta, Ismaya tidak usah ikut membahas urusan itu.

Namun untuk kegiatan lainya yang positif. Pada.kesempatan sama, Kadisdukcapil DIY, Kanjeng Yudhonegoro, menyampaikan, pihaknya menyambut positif adanya Ismyaya.

"Dari sekitar 80.000 Kalurahan seara nasional, hanya DIY yang melakukan.pemberdayaan melalui desa sesuai yang juga dicetuskan oleh Gunernur DIY Sri Sultan HB X pada sebfah acara pars pamong se-DIY beberapa tahun lalu di Gunungkidul", kata Yudhonegoro.

Sementara tentang hasil Musda ini yang terpilih sebagai Ketua Ismaya DIY Ani Widsyani. Sedangksn Ketua Formaturnya Sapto Saroso (Bantul) Anton (Kulonprogo),

Widodo (Gunungkidul) dan Susilo (Sleman). Hadir pula dalam pembukaan Musda ini diantaranya Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharja. Sup

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi