Bantul - media binaguncemerlangtv, warta pertanian, Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, diwarbai dengan sejummah kegiatan berupa peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pertanian Gabungan (SPPG) Polri berlangsung khidmat, di dua lokasi sekaligus, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan dipusatkan di Dusun Soge dan Dusun Tegalsari Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul.
Dihadiri oleh Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H., Kasdim 0729/Bantul mewakili Komandan Kodim Mayor Cba Suryadi,
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul Joko Waluyo S.Pt., M.Si., serta perwakilan dari Bulog, UPTD Balai Benih Barongan, instansi terkait, dan puluhan tamu undangan lainnya. Dalam pelaksanaan panen raya di Dusun Tegalsari,
kegiatan difokuskan pada lahan pertanian non-Lahan Berkelanjutan Swadaya (LBS) binaan Polri seluas 0,35 hektare yang dikelola Kelompok Tani Manunggal di bawah pimpinan Slamet Subandi. Berdasarkan hasil pengukuran ubinan, produktivitas lahan ini mencapai 8,11 ton per hektare, dengan hasil panen yang diperoleh pada hari itu mencapai 2,83 ton.
Rangkaian acara diawali dengan penyampaian gambaran umum potensi pertanian jagung di wilayah Sanden, dilanjutkan panen simbolis yang dilakukan langsung oleh Kapolres Bantul didampingi para tamu undangan.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan pemantauan proses pengecekan kadar air dan kandungan aflatoksin pada jagung, serta pemaparan data lengkap terkait luas lahan, hasil produksi, identitas Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), hingga peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat.
Puncak acara ditandai dengan kegiatan secara daring (zoom) yang menghubungkan lokasi ini dengan pusat kegiatan nasional, penyerahan bantuan bibit jagung oleh Kapolres kepada perwakilan kelompok tani, serta pelepasan kendaraan atau flag off pendistribusian hasil panen menuju gudang Perum Bulog Cabang Sendangsari,
Bantul. Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto dalam keterangannya menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Program binaan pertanian yang digagas Polri bukan hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan yang aman, berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
Pembangunan gudang penyimpanan serta pengoperasian SPPG akan semakin memperkuat rantai pasok, sehingga hasil pertanian petani dapat tersimpan dengan baik dan memiliki nilai jual yang lebih stabil,” ungkapnya.
Ia juga berharap, keberadaan fasilitas pendukung dan pendampingan intensif ini dapat memotivasi kelompok tani untuk terus meningkatkan produktivitas. Pihaknya Kami berkomitmen mendampingi petani
dari hulu hingga hilir, mulai penyediaan bibit unggul, pendampingan teknis, hingga penyerapan hasil panen, agar kesejahteraan petani di Kabupaten Bantul semakin meningkat,” tambah Kapolres.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, mengapresiasi inisiatif Polri yang dinilai sangat strategis dalam mendukung program pemerintah daerah di sektor pertanian.
Sinergi ini diharapkan mampu menjadikan Bantul sebagai salah satu lumbung pangan andalan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. (*)
Berita Terkait