Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

Gotong Royong Investasi Sosial: Tuwanggana Kulon Progo Gagas Gerakan Orang Tua Asuh UMKM


 

KULON PROGO – BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, Membangun kedaulatan ekonomi daerah tidak bisa bertumpu pada satu pundak saja, melainkan membutuhkan kerja bersama yang terintegrasi. Menyadari hal tersebut,

Dewan Pakar Pirukunan Tuwanggana Kabupaten Kulon Progo meluncurkan gagasan strategis berupa gerakan "Orang Tua Asuh" sebagai wujud gotong royong modern untuk mengangkat kelas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor mikro.

Gerakan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk memutus mata rantai persoalan klasik yang kerap menyelimuti pelaku usaha di akar rumput, mulai dari keterbatasan manajerial, kendala legalitas, hingga akses pasar yang mandek.

Anggota Dewan Pakar Pirukunan Tuwanggana Kulon Progo yang membidangi Pemberdayaan Masyarakat, Priyo Santoso, S.H., M.H., menyatakan bahwa spirit gotong royong harus ditarik ke dalam ranah ekonomi produktif melalui konsep investasi sosial yang nyata.

"UMKM mikro di Kulon Progo ini modal utamanya adalah militansi dan produk lokal yang khas.

Namun, mereka tidak bisa dilepas berjuang sendiri di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini. Konsep Orang Tua Asuh ini adalah bentuk gotong royong investasi sosial, di mana kita mempertemukan pihak yang memiliki kapasitas dengan pelaku usaha yang membutuhkan bimbingan," jelas Priyo Santoso.

Lebih lanjut, praktisi hukum dan pengamat pemberdayaan masyarakat ini menegaskan bahwa keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada optimalnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Pihaknya mengetuk kepedulian jajaran dinas pemerintahan,

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga korporasi swasta agar tidak berjalan sendiri-sendiri dalam melakukan pembinaan.

Menurut Priyo, program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan program kerja sektoral dinas-dinas terkait akan jauh lebih berdampak panjang (sustainable) jika dikerucutkan untuk mengasuh dan mendampingi UMKM mikro secara melekat hingga benar-benar mandiri.

"Kami memanggil kepedulian dan aksi nyata dari dunia usaha dan birokrasi. Ini bukan sekadar donasi atau bantuan sosial yang habis dalam sehari, melainkan komitmen pembinaan.

Dinas dengan regulasinya, perusahaan dengan jejaring jalurnya, hadir menjadi benteng dan pemandu bagi UMKM kita. Saatnya kita hilangkan ego sektoral demi memajukan ekonomi warga Kulon Progo," tegasnya.

Pirukunan Tuwanggana berharap gerakan gotong royong lewat program Orang Tua Asuh ini dapat disambut baik dan diimplementasikan secara masif di seluruh wilayah bumi Binangun.

Dengan pendampingan yang fokus dan terstruktur, target UMKM mikro untuk naik kelas, tertib secara legalitas hukum, dan tangguh secara finansial dapat segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat yang inklusif.

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi