Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

Krt.Sarwanto Hadi Projo Ketua Paguyuban Trah HB III Dewa Daru Kulon Progo Mengusulkan Singlon Menjadi Pahlawan Nasional.


Kulon Progo media binanguncemerlangtv.co.id. Live dari Karangsari Gunung Pentul Pengasih Kulon Progo. Kabar yang ditampilkan redaksi ini merupakan pembacaan sejarah Kisodewo atau R.Singlon oleh ketua trah HB III Dewan Daru Kulon Progo

R.Singlon tersebut merupakan putra dari Pangeran Diponegoro yang kala itu mendapat tugas melawan penjajahan di Kulon Progo dan ditempat lainnya.

Kegigihan Singlon menjadi semangat tersendiri dalam memimpin perang melawan penjajah hingga mengalami kemenangan namun disisi lain ada pengkhianat dari antek antek belanda kala itu sehingga R.Singlon dikejar kemudian ditangkap. Nama lain adalah Kisodewo mampu melakukan perlawanan segit hingga penjajah belanda kocar kacir dan kalah total.

Kemenangan menjadi pejuang sejati tersebut secara turun temurun membekas dan diingat oleh keluarga dan para pengikutnya hingga membuat darah pejuang mengalir tak bisa padam hingga saat ini.

Dalam kesempatan yang lain saat melakukan perang para antek asing yakni penjajah berupaya menangkap kembali Raden Singlon, dan terjadi huru hara perang besar hingga R.Singlon tertangkap meski saat ditangkap sulit mati meski leher Kisodewo di penggal dengan pedang terhunus tajam, tetap gagah.

Kisah Kisodewo perang dan jatuh ditanah selalu bisa kembali hidup dalam melawan hingga antek dan penjajah kalang kabut membuat kompeni nyalinya Ciut, mengetahui keadaan kacau kala itu, ada orang sakti suruhan belanda yang satu perguruan dengan R.Kisodewo yang mengetahui kelemahannya, maka setelah babak perang di tempat lain dan pedang menebas dan kisodewo ditembak hingga menembus badan dan leher, antek asing juga melawan dengan ilmu kanuragan sedang belanda menghunus pedang dan siapkan bedil untuk melawan sang pejuang Kisodewo.

Dalam kisah perjuangan saat R.Singlon jatuh ke bumi badan kemudian dipisah dengan kepala sehingga keduanya terpisah tidak menyentuh bumi sehingga Ki Sodewo gugur.

Krt. Sarwanto Hadi Projo 91 tahun saat membacakan surat, dengan semangat yang menjelaskan meski nenek moyangnya gugur tetap menjadi suri taluladan bagi penerus bangsa dalam setiap pejuangan yang memang harus berani dan kuat dan ambil resiko dalam sebuah perjuangan bangsa.

Alkisah yang di samapaikan ke media di pisahkannya kepala dan tubuh Kisodewo  Kemudian di kebumikan untuk kepala di kubur di Gunung Songgo Sentolo, sedang badan dimakamkan di Giripeni wates Ungkap ketua trah tersebut.

Kami mewakili keluarga dan trah Kisodewo, kata Sarwanto Hadi, tentu telah berupaya membukukan perjuangan sehingga keluarga juga sepakat agar Ki Sodewo diajukan sebagai Pahlawan Nasional kepada Pemerintah Republik Indonesia atau Presiden, Almarhum Kiisodewo itu kepahlawanannya sejajar dengan Nyi Ageng Serang maupun lainnya. Papar Sarwanto.

Di akhir perbincangan dengan awak media binanguncemerlangtv.co.id pasca acara pembacaan, ketua Trah HB III Dewa Daru tersebut juga ditanya, ilmu apa yang bisa membuat pejuang R. Kisodewo kuat dan saat dibabat mati, tapi kisahnya bisa hidup kembali, apa kesaktiannya ? Tanya wartawan,

Sarwanto menyebutkan dalam edisi sebelumnya bahwa Singlon banyak guru salah satunya zaman dulu di Bagelen Purworejo menuntut beragam ilmu termasuk hingga Beliau memiliki ilmu kebal semacam rawa rontek dengan ilmu kesaktiannya dan dapat melawan hingga musuh kalah, dan perang secara beruntun dipenggal lah leger namun saat badan menyentuh bumi Pejuang tersebut kembali Ia bisa hidup kembali ‘Tandas Sarwanto menutup tanya jawab dengan awak media’ Penulis ( Ied )

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi