Pelantikan KSB "Gencar" Srihardono Pundong Bantul
Bantul- media binanguncemerlangtv.co.id, Kalurahan Srihardono Kapanewon Pundong Kabupaten Bantul DIY, mengadakan pelantikan Pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) "Gencar" berlangsung di halaman Kantor Kalurahan ini, pada Selasa (12/5/2026).
Agenda acaranya penyuluhan, pelatihan dan simulasi KSB yang merupakan sub kegiatan penyediaan tempat penampungan pengungsi program penanganan bencana oleh Dinas Sosial (Dinsos) DIY.
Pelantikan para Pengurus KSB ini dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabub) Bantul Aris Suharyanta S.Sos, MM.
Hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinsos Kabupaten Bantul Dr. Sukrisna Dwi Susanta M.Si, Panewu Pundong Vita Yuliatun S.STP.M.Eng, Lurah Srihardono Awalidin dan Forkompimda Pundong serta sejumlah pejabat Dinsos DIY.
Selain itu Ketua Fraksi PDI Perjuanngan DPRD Bantul Dra. Ani Widayani M.PI dan Anggota Fraksi Gerindra Dony K.
"Alhamdulilah Srihardono menjadi KSB. Pelantikan dan adanya pengurus KSB 'Gencar' ini diharapkan bukanlah hanya sekedar serimonial, melainkan harus benar-benar berfungsi nyata dalam kesiap siagaan dan penanggulangan bencana yang sewaktu waktu dapat terjadi", kata Wabub Bantul, Aris Suharyanta dalam sambutanya usai melantik pengurus KSB 'Gencar' Srihardono Pundong.
Menurutnya, Srihardono secara kebetulan wilayahnya merupakan titik (pusat) gempa bumi 2026, maka tentang mitigasi bencana yaitu penguasaan dan penerapan ilmu kebencanaan sangat diperlukan.
"Para relawan/pengurus KSB-nya diharapkan mampu bekerja bagus peduli terhadap kebencanaan.
Jika terjadi bencana dan anggota KSB tidak mampu menolong orang lain, maka setidaknya tidak mempersulit masyarakatnya", tambah Aris. Sementara itu,
Anggota DPRD Bantul Ani Widayani dan Diny K, disela acara ini menyatakan, diharapkan semua Kalurahan di Bantul yang jumlahnya ada 75 semuamanya jadi KSB.
Atau setidaknya setiap Kapanewon yang junlahnya ada 17, semuanya ada Kalurahan yang menjadi KSB.
"Saya kira KSB sangat penting. Maka saya akan mendorong agar harapan saya seperti itu, nantinya dapat terealisasi meski ada kendalanya diantaranya ketersediaan anggaran yang sulit", tutur Ani.
Sementara itu, Lurah Srihardono, Awaludin, menyatakan, pihaknya merasa bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Dinsos DIY, Wakil Bupati Bantul Pak Aris dan semua pihak atas dilaksanakanya acara kali ini.
"Benar berdasarkan informasi saat ini merupakan hari refliksi bencana ke-20 untuk Wilayah DIY dan Kabupaten Bantul.
Srihardono secara kebetulan wilayahnya merupakan titik (pusat) gempa bumi 2026, maka tentang mitigasi bencana yaitu pnguasaan dan penerapan ilmu kebencanaan sangat diperlukan.
Sedangkan Panewu Pundong, Vita Yuliatun, menyatakan, acara ini diharapkan merupakan mumentum untuk penerapan ilmu, pengetahuan, wawasan dan skil kebencanaan yang arahnya beratensi masyarakat luas.
Diketahui bahwa pada simulasi kali ini digambarkan bahwa di Srihardono terjadi bencana gempa bumi. Para petugas KSB "Gencar" bekerja dengan giginya mitigasi kebencanaan yaitu menolong warga yang menjadi korban bencana.
Para korban dievakuasi dan ditolong dibawa ke penampungan, diobati dan disediakan bantuan makan gratis melalui dapur umum.
Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan bantuan makanan gratis secara simbolik kepada para petugas KSB "Gencar" oleh Aris Suharyanto, sejumlah pejabat Dinsos DIY, Dinsos Bantul dan Forkompimda Pundong serta Lursh Srihardono. Simulasi berlangsung lancar. Sup
Berita Terkait