Jumpa pers di Polres Bantul tunjukan barang bukti sajam
Bantul - media binanguncemerlangtv.co.id, lintas hukum, Gegara dan merasa sakit hati, menjadi pemicu dan penyebab SS (29) warga Gamping Sleman DIY tega membunuh temanya Kitin Yogatama alias KYR (39) saat sedang tidur dirumahnya, Kaliurang Rt 1 Argomulyo Sedayu Bantul, Sabtu (25/2/2026) dinihari.
"Saat itu korban mengatakan kepada pelaku "Yen soksokan alim (yen sok alim rasah rene atau jika merasa alim jangan ke sini",
kata Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto SH.SIK.MH didampingi Kasat Reskrim AKP Hafiz Prastia Akbar S.IK dan Kasi Humas, IPTU Rita Hidayanto, saat jumpa pers di Polres Bantul, Rabu (12/3/2026).
Ucapan itu dilontarkan korban kepada pelaku sebelum kejadian, Sabtu (25/2/2026). Korban pada saat itu sedang pesta miras bersama beberapa temanya di rumahnya di Kaliurang.
Pelaku datang ke lokasi pesta itu, namun langsung mendapatkan lontaran kata kata yang dianggap menyakitkan tersebut.
Karena merasa sakit hati, maka pelaku pulang dan mengambil golok. Ia mengajak FS (22) warga Gamping.
Pelaku membonceng sepeda motor yang dikendarai FS dan menuju ke rumah korban. Saat itu korban bersama dengan istri dan anaknya sedang tidur.
"Saat itulah kedua pelaku masuk ke rumah korban. Pelaku SS membacokan golok ke tubuh korban dan akhirnya korban meninggal dunia. Sedangkan kedua pelaku melarikan diri", katanya.
Kejadian itu dilaporkan kepada para tetangga dan Polsek Sedayu oleh istri korban. Atas kerja cukup keras akhirnya polisi berhasil mengungkap tindak pidana penganiayaan pembacokan itu. Kedua pelaku diamankan di daerah Gamping Sleman pada Kamis (5/3/2026).
Dasar pengungkapan ini laporan polisi Polres Bantul pada Sabtu (25/2/2026) oleh Istri korban yang juga saksi, Ria Praditasari (34).
Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranys berupa sebilah golok, sebuah sepeda motor dan sepasang sepatu kulit, Sup
Berita Terkait