Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

Pemkal Banguntapan Bertekad Wujudkan Bumkal Yang Akuntable Dalam Penggunaan Apbkal


Bantuntapan-media binanguncemerlangtv.co.id, Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Banguntapan Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul bertekad Kembangkan usaha melalui Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMkal) dan akuntabel dalam pada tatakelalo keuangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja (PPBD) Desa di tahun 2026 secara aktif, kreatif dan inovatif di tabun 2026.

"Sebenarnya hal itu sudah kami tempuh di tahun 2025 bahkan sebelumnya. Sedagkan untuk 2026 akan kami tingkatkan lagi", ungkap Lurah Banguntapan Jarot Basyirudin didampingi Carik Nunung Yulianto M.Pd dan Direktur BUMKal Sutik Mantoro BA, di kantornya, Selasa (20/1/2026).

Dikatakan, berdasarkan data tentang laporan realisasi APB Desa Pemkab Banguntapan untuk tahun 2025 menunjukan, realisasinya sekitar Rp 8.204.827.910. Anggaranya sekitar Rp 9.193.595.881.

"Pendapatan sejumlah itu diperoleh dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi, alokasi dana desa, bantuan keuangan propinsi, bantuan keuangan Kabupaten dan pendapatan lainya", jelasnya.

Sedangkan belanja sejumlah itu digunakan untuk bidang penyelenggaraan pemerintahan desa. Bidang pelaksanaan pembangunan desa. Bidang pembinaan kemasyarakatan.

Bidang pemberdayaan masyarakat dan Bidang penanggulangan bencana darurat dan mendesak desa. "Untuk mewujudkan transparansi dan akuntable selalu dilakukan pelaporan, koreksi dan pendataan secara valid serta rutin oleh Lurah dan pamong. Hal itu sesuai dengan ketentuan yang ada dan belaku", tambahnya.

Di tahun 2026 akuntable dan validitasnya akan terus ditingkatkan. Tentang adanya pengarahan dari Kejari Bantul tentang pembinaan tata kelola keuangan kelurahan agar sesuai ketentuan yang berlaku dsn diadakan beberapa waktu yang lau di Kejari Bantul,

Pemkal Banguntapan menyambut positif dan akan mengindahkanya. Tentang modal BUMKal Banguntapan di tahun 2025 berasal dari DD sekitar Rp 550 juta.

Yang berasal dari Pemkal sekitar Rp 100 juta sehingga jumlah seluruhnya Rp 650 juta. "Pengunaannya dilaksanakan menyesuaikan dengan ketentuan Pemerintah Pusat yaitu untuk melaksanakan dan merealisaisikan program ketahanan pangan (Ketapang) di bidang pertanian (tanaman) pangan, perikanan dan peternakan", tutur Direktur BUMKal Banguntapan,

Sutik Mantoro. menjelaskan, khusus untuk peternakan diantaranya dutempuhnya peternakan berupa ternak kambing etawa dan sapi dengan sistem "gaduh" dengan sistem perhitungan bagi hasil tertentu dengan warga.

Tujuan diantaranya untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Usaha itu hingga kini masih jalan dan eksis. Namun untuk tahun 2026 BUMKal Banguntapan akan lebih aktif, kreatif dan inovatif untuk membuat usaha baru.

Dimungkinkan usaha untuk kaum milenial (gend -Z) berupa warung cofee dan restauran modern dengan maksud guna penyerapan tenaga kerja bagi warga.. "Kami akan meningkatksn sinergitas untuk bekerja menghadapi tantangan.

Selain untuk memanfaatkan peluang yang ada di Banguntapan yang merupakan daerah perbatasan Kabupaten Bantul dengan Kota Yogyakarta," pungkasnya. Sup

Berita Terkait


2 Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi