Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

Peringati hari jamu nasional 2026 perajin jamu kiringan layani minum jamu gratis


Sebagian orang saat minum jamu gratis

Bantul - media binanguncemerlangtv.co.id. Dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional Tahun 2026, para perajin (produsen/bakul) jamu tradisional jawa di Desa Wisata Jamu Tradisional Kiringan Canden Jetis Kabupaten Bantul.

Momwen baik ini mereka menggelar layanan minum jamu secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di dusunya, dekat Jembatan Palem Madu Sungai Opak setempat, Senin (25/6/2026) siang hingga sore hari.

Media Binangun Cemerlang TV (BCTV) melaporkan masyarakat dan pengguna jalan dari usia anak-anak hingga lansia banyak yang menikmati aksi sosial itu untuk kesehatan.

Para perajin jamu sambil menunjukan jamu, menawarkan dengan rumahnya kepada masyarakat untuk menikmati jamu.

Tidak kurang dari 400 orang menaikmati jamu di tempat dan sebagian membawanya pulang.

Suasana menjadi lebih cair dan akrab pada saat masyarakat meminum jamu. Sedangkan para perajin yaitu ibu-ibu (mak-mak) dibantu oleh sejumlah muda-mudi dan pamong setempat melayani warga yang mengkonsumsi jamu.

Uniknya minum jamu di temlat ini ada kekhasan tersendiri yaitu diantaranya mempergunakan tempurunng kelapa dan bukan menggunakan gelas. "Kami para perajin jamu menggelar ini guna memperingati Hari Jamu Nasional 2026.

Ada puluhan perajin. Jumlah orang yang minum jamu setidaknya ada 400 orang", kata Ketua Perajin Jamu Kiringan Canden Jetis Bantul, Sugiyatmi, disela sibuk memberikan layanan jamu gratis.

Sedangkan tujuan untuk meningkatkan minat masyarakat mengkonsumsi jamu trasisional jawa.

Membantu mewujudkan penguatan derajad kesehatan masyarakat. Selain itu juga promosi, kendati jamu kiringan sudah terkenal.

Sementara itu, Lurah Canden, Beja WTP SH.MH, disela kegiatan ini menyampaikan, Kiringan merupakan desa wisata jamu tradisional jawa.

"Jumlah perjinnya/bakul jamu setidaknya ada 60 orang dan hingga kini masih aktif dan produktif menekuni pekerjaanya", kata Beja.

Ia menyampaikan, pihaknya berharap agar desa wisata jamu Kiringan semakin tumbuh berkembang dengan cirikhas asli sebagai pusat jamu sejak dulu kala.

"Pemerintah dan pihak manampu diharapkan beratensi terhadap keberadaan desa keringan sebagai desa wisata guna memajukan wisata, industri tradisional dan ekonomi serta kesehatan.

"Dalam kesempatan hari ini juga dilakukan zoom meting oleh Pemerintah Pusat dan sejumlah instansi yang berkopenten,

Pemerintah Kalurahan Canden dan para perajin terkait dengan Hari Jamu Nasional 20206.

Sementara, sejumlah anak dan orang setelah menikmati jamu menyatakan, minum jamu rasanya enak, seger dan manis serta joos. Sup

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi