Bantul- media Binanguncemerlangtv.co.id, Lurah Singosaren Kapanewon Banguntapan Kabupaten Bantul, H. Joko Prayitno memberikan pemaparan tentang master plan untuk pengembangan pembagunan wisata di kalurahan ini,
kepada Komisi A DPRD DIY bertempat di ruang rapat Pemerintah Kalurahan (Pemkal) ini, Rabu (14/10/2026).
Komisi A DPRD DIY yang nampak hadir pada pertemuan (sidak) kali ini diantaranya Syarif Guska Laksana SH (Sekretaris) dan para anggota diantaranya D. Radjud Sukasworo, Sigit Nursyam Priyanto S.Si, Akhid Nuryati SE dan Didik Kuswanto SE.
"Kami sudah mempunyai master plan dan telah memulai merealisasikan pembauananya dan bertekad mengembangkan secepatnya", papar Lurah Singosaren H. Joko Prayitno saat pemaparan.
Dikatakan, pengembangan dan pembangunan itu sebagaimana dan sesuai dengan Peraturan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB X) Nomor 9 Tahun 2023. Inti dan isinya diantaranya yaitu pengembangan kawasan wisata yang ada di DIY khususnya di Singosaren.
Obyek di Singosaren yang akan dikembangkan untuk mendukung wisata, seni dan budaya serta sejarah banyak obyek dan macamnya.
Semuanya merupakan potensi dan kekayaan Singosaren untuk memajukan wisata. "Obyeknya meliputi kawan parkir yang ada yang ada di tepi Ring Road Selatan.
Ini untuk memvasilitasi wisatawan yang berkunjung (berwisata) di Singosaren.
Selain itu pembangunan Wana Desa yang ada sekitar liuar dinding Makam Panembahan Senopati.
Ternak sapi perah untuk menghasilan susu guna menciptakan ketahanan pangan dan edukasi serta wisata peternakan.
Peternakan ini sudah berjalan dan menghasilkan, maka jika dikembangkan akan prospek sekali. Obyek lain yang juga akan xikembangkan dan sangat prospek yaitu Wana Dasa.
Yang lainya Kawasan Bokong Semar yang luas lahanya sekitar 4.000 meter. Di tempat ini dilengkapi UMKM, panggung kesenian dan agrowisata.
"Meski karena kalurahan ini hanya terdiri dari 3 padukuhan,
Namun sangat potensial di bidang seni budaya dan sejarah terkait dengan Kerajaan Mataram (Yogyakarta) yaitu Raja Panembahan Senopati maupun Kraton Yogyakarta, maka diharapkan Komisi A DPRD DIY dapat menjembatani untuk merelaisasikan pembangunanya.
Ini dapat disampaikan dan melalui Paniradya dan Pemerintah Propinsi DIY maupun pihak lainya yang berkopenten", harap Joko.
Sementara itu, para Anggota Komisi A DPRD DIY, menyatakan pihaknya akan menyampaikan dan mensondingkan isi paparan ini dengan pembangunan yang ada ke Pemprop DIY.
"Semuanya yang dipaparkan merupakan potensi ada yang sebenarnya sudah berjalan.
Maka ini diharapkan akan memperoleh atensi dari Pemprop DIY dan yang lainya", ungkap Syarif Guska Lakaana dan D. Radjut Sukasworo.
Singosaren sangat erat dengan historis, seni dan budaya serta kultur Yogyakarta, maka diharapkan penembanan pembangunan itu secepatnya diharapan akan terealisasi. Sup
Berita Terkait