Latest News
  • JAJARAN REDAKSI MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA PEMIRSA YANG TELAH  MELIHAT WEBSITE WWW.BINANGUNCEMERLANGTV.CO.ID, KLIK  YOUTUBE BINANGUN CEMERLANG TV.

Talk show peringanti hari santri 2026 banguntapan 2026


Pembukaan talk show dok.media www.binanguncemerlangtv.co.id 2026

Banguntapan Kabupaten Bantul DIY menggelar Talk Show tentang Inspirasi Sosial Ekonomi dan Dakwah untuk para santri dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, berlangsung di Pondok Pesantren Inovasi Bangsa Dusun Pelem Kidul Kalurahan Baturetno Kapanewon Banguntapan Sabtu (7/11/2026).

Acara ilmiah dan diharapkan mampu meningkatkan kualitasbdan wawasan para santri kali ini cakupannys tentang sosial, ekonomi dan dakwah.

Tema yang diusung (diangkat) yaitu Menjaga Kemurnian Jiwa Santri dan Merawat Kebenikaan Negeri.

Acara yang diikuti oleh sekitar 300 peserta kal ini dilaunching (dibuka) secara resmi oleh Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanto S.Sos, MM.

Menghadirkan pembicara yaitu Ust. Muhammad Mardiansyah S.I.P (berbicara tentang dakwah). Imam Hidayat M.Ag (tentang sosial) dan Ella Rizki Farhihatul M. S.Si,M.Si (tentang ekonomi).

Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta S.Sos.MM, dalam sambutanya menyampaikan, sejarah adanya HSN tidak terlepas dari sejarah yaitu salah satunya adanya Resolusi Jihad untuk mengusir para penjajah untuk keselamatan Nusa, Bangsa dan Negara bahkan agama.

"Meski pada saat dahulu perjuangan santri cenderung mempergunakan fisik dalM.mengusir penjajah dan kebodohan.

Namun kini lain dan.cendrung dengan bentuk lain melalui gerakan dan langkah ilmiah untuk kemajuan santri/umat", kata Aris.

Dikatakan, santri sudah saatnya jadi pelopor kemajuan diantaranya berupa mumpuni di bidang SDM. Diantara fungsinya menjaga moral generasi muda.

Penangkalan hoax, pelopor ekonomi, pendidikan dan yang lainya. Sementara itu, menurut Pengasuh Pondok Pesantren Enovasi Bangsa Pelem Kidul Baturetno Banguntapan Bantul, yang juga Dosen UIN Suka Yogyakarta, Dr. H. Zainudin M.A,

para santri di ponpes ini semuanya mahasiswa. "Mereka pada umumbya sudah bekerja. Ada yang PNS, pelaku usaha dan lainya.

Mereka selain belajar agama berupa ngaji kitab, Alquran dan lainya. Di sisi lain juga menguasai inovasi keilmuan lainya untuk kemajuan diri sendiri dan umat", ungkap Zainudin.

Kampus pesantren ini merupakan aset bagi MWC NU Banguntapan. Bukan milik perseorangan yang dapat diwariskan.

Diharapkan akan banyak manfaatnya. Pada kesempatan ini selain dilalkukan dialog antara para peserta dan para pembicara juga dimeriahkan dengan penampilan group hadroh.Sup

Berita Terkait


Tidak Ada Komentar


Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi